Barcelona FC menghadapi tantangan besar ketika menjamu
AC Milan
di Camp Nou pada Rabu (13/03). Barca harus bisa menang dengan selisih
tiga gol jika ingin lolos ke perempat final Liga Champions.
Tugas berat itu bisa dijalankan dengan baik oleh Barca.
La Blaugrana nyaris tak membuat kesalahan sepanjang laga dan bisa membantai Milan empat gol tanpa balas sekaligus menyingkirkan
Rossoneri dari Liga Champions musim ini.
Petaka
bagi Milan sudah dimulai pada awal pertandingan. Barca yang tampil
menyerang sejak menit awal tak memberi kesempatan kepada Milan untuk
menguasai bola. Milan yang belum sepenuhnya
tune in ke dalam pertandingan dibuat kaget dengan gol cepat Barca.
Berawal dari umpan satu-dua cantik dengan
Xavi,
Lionel Messi
melepas tendangan melengkung yang dari tepi kotak penalti. Abbiati tak
mampu menahan laju bola yang bersarang ke pojok atas gawangnya pada
menit keenam.
Gol ini menyudahi 'derita' Messi yang tak pernah
mencetak gol dari permainan terbuka melawan tim-tim Italia dalam 790
menit terakhir. Messi juga semakin kokoh di peringkat dua pencetak gol
terbanyak sepanjang sejarah Liga Champions dengan koleksi 57 gol. Yang
lebih penting bagi Barca, gol cepat itu membuat mereka menjadi lebih
bersemangat menggempur pertahanan Milan.
Barca terus mendominasi
pertandingan dan Abbiati dipaksa membuat beberapa penyelamatan gemilang.
Pressing ketat Barca membuat Milan kesulitan mengatur serangan dan
sering membuat kesalahan passing.
Milan punya kesempatan emas mencetak gol lewat kecepatan
M'Baye Niang pada menit 38. Niang mendapatkan umpan terobosan manis dan tinggal berhadapan dengan
Victor Valdes. Sayang bagi Milan, tendangan pemain muda mereka itu hanya membentur tiang gawang Barca.
Semenit berselang, justru Barca yang bisa menambah keunggulan, lagi-lagi lewat kaki Messi.
La Pulga kembali melepas tendangan mematikan dari luar kotak penalti yang kali ini bersarang di pojok bawah gawang
Christian Abbiati.
Babak pertama di akhiri dengan keunggulan dua gol Barca meski secara agregat dua tim ini masih berimbang.
Tak banyak perubahan yang terjadi pada awal babak kedua. Barca akhirnya benar-benar memimpin ketika
David Villa gol melengkung brilian pada menit ke 55. Agregat Barca 3, Milan 2.
Tertinggal, Milan mau tak mau mulai tampil menyerang. Namun
Rossoneri selalu
mengalami kesulitan, terutama karena Barca jarang membuat kesalahan.
Setelah sekian lama bermain bertahan dan mengikuti permainan Barca,
Milan kesulitan melakukan transformasi taktik menjadi menyerang.
Terlalu asyik mencoba menjebol gawang Barca, Milan justru lengah pada masa
injury time. Lewat serangan balik kilat, Barca memastikan Milan harus pulang dengan kekalahan setelah
Jordi Alba mencetak gol mudah.
Pertandingan
diakhiri dengan skor 4-0 untuk Barca. Dengan demikian, Barca berhak
lolos ke perempat final dengan keunggulan agregat 4-2 atas AC Milan.
Berikut
Video pertandingan nya
Statistik Barcelona - AC MilanPenguasaan bola: 67% - 33%
Shot (on goal): 14 (2) - 10 (2)
Corner: 6 - 3
Pelanggaran: 6 - 19
Offside: 2 - 5
Kartu kuning: 1 - 3
Kartu merah: 0 - 0
Penyelamatan: 2 - 3
Susunan pemain Barcelona:
Valdes; Alves, Pique, Mascherano (Puyol, 77'), Alba; Xavi, Busquets,
Iniesta; Pedro (Adriano, 83'), Messi, Villa (Sanchez, 74').
Susunan pemain AC Milan:
Abbiati; Abate, Zapata, Mexes, Constant; Flamini (Bojan, 75'),
Ambrosini (Muntari, 60'), Montolivo; Niang (Robinho, 60'), Boateng, El
Shaarawy.