Jumat, 27 Januari 2017

Pengalaman Mendapatkan Beasiswa LPDP oleh Sarbaini | lucu, aneh



99% Lucky dan 1% Usaha
Oleh Sarbaini

Perintah dari Stakeholder penulisan ini agar bercerita pengalaman belajar, kenapa ingin lanjut studi, rencana untuk masa depan Indonesia dengan bahasa yang lebih santai dan mengalir. Dengan harapan pembaca mendapatkna makna bahwa “oh ternyata begini cara lulus LPDP” dan “saya dapatkan motivasi pasca membaca tulisan ini”. Tapi jangan harap saya mau mengikuti perintah diatas ya, membosankan kalau gitu-gitu aja. Anti meanstream lah yak an pembaca ? Jawablah, saya kan nanya tu… tapi jangan sampai dikabari ke editor kami, nanti tak diterbitkan pulak tulisan kece ni.

Penulis sekarang on going kuliah di Institut Teknologi Bandung dijurusan Magister Matematika dengan Beasiswa LPDP.

Jangan dibaca tulisan yang super luar biasa ini jika anda tipe orang yang tidak percaya dengan keajaiban doa. Mulai ragu untuk lanjut baca ??? hahahaha… ok ok, kita lanjut. Anda hanya cukup jalani saja hidup ini, berusaha dan berdoa lalu lihat apa yang terjadi. Jangan terlalu terpaku dengan 1 hal, nanti ujung-ujungnya kecewa kalau failed kan ?. Kalau anda kurang pintar sangat disarankan membaca sampai selesai, karena memang penulis kurang jenius dibandingkan awardee lainya dan tentu saja kalah pintar di banding BJ Habibie.

Saya dahulu kala, (ahai…. Kece kali bahasa daku ini ) berkuliah di Universitas Riau (UR) yang merupakan salah satu kampus terkemuka di kawasan Sumatera tentunya. Matematika merupakan jurusan yang saya sampai sekarang tidak tau kenapa itu tertulis saat pendaftaran dulu. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) merupakan rumah dari lingkungan tempat saya menuntut ilmu, kenapa Ilmu harus dituntut ya ?? Ilmu punya salah kah bro ??

Mengajar les lebih kurang 3 tahun merupakan pekerjaan saya yang menjadi tulang punggung selama kuliah. Majas apa yang saya pakai barusan itu ya ??. Ngojek mata pencarian saya untuk sambilan, cerita punya cerita sampailah saya ke Tugas akhir. Waktu mengerjakan skipsi, tepatnya mengajukan judul penelitian saya pernah ditolak. Tahukah anda ??, dosen punya kata-kata untuk menghibur tapi itu bullshit semat,a bagi saya ketika memberitahu keputusan mereka tentang judul penelitian saya. “Maav sebelumnya, dengan berat hati, kami mengatakan bahwa proposal penelitian saudara kami TUNDA PENERIMAAN nya” kata moderator ketika itu. Tetap bagi saya itu kata yang saya caps lock itu maksudnya menolak.

Three years earlier, saya aktif sebagai aktivis seperti di Himpunan Mahasiswa Matematika FMIPA UR sebagai Ketua Kaderisasi, Ketua Komisi II di Badan Legislatif Mahasiswa FMIPA UR dan terakhir sebagai Kepala Dinas Kajian Strategi dan Advokasi Badan Eksekutif Mahasiswa FMIPA UR. Berkat semua itulah yang menurut perkiraan saya alasan saya bisa meyakinkan interviewer menerima saya di Beasiswa LPDP ini.
Kini saat nya saya memberikan tips dan pengalaman saya untuk mengapai sebagai Awardee LPDP PK41 BPI oleh Kementerian Keuangan RI. Cie yang mulai serius…. Say amah kagak keles. Apasih ben, yang tulisan sebelum koma barusan adalah nama panggilan saya bro dan bra…… penuh misteri dan ketidak jelasan saya kan ?, kebanyakan orang memang anggap saya seperti itu, tapi bodo amat,,,,,, memang Benar pun….hahahahaha ft wkwkwkwkwkw.

By the way apa ini tulisan, malah cerita tak jelas. Jika anda butuh triks untuk dapat lolos di Beasiswa LPDP karena anda memang basic nya pintar dan super jenius saya bukan orangnya kawan. Saya hanya punya sedikit semangat yang berkoar-koar, awalnya tidak ada niat untuk melanjutkan S2 dan tidak tau mau jadi apa.

Saya punya prinsip hidup realistis dan sedikit optimis, saya orangnya bukan harus maksa kehendak dan sedikit rileks, makanya jarang stress dan lain-lain. TAPI jika anda butuh keyakinan akan dikabulkan doa dengan sedikit usaha serta binggung mau jadi apa kedepannya maka anda harus baca tulisan keren ini… hahahah saya memang GR orangnya pembaca.

Setelah melewati 8 paragraf yang tidak jelas diatas maka pembaca akan memasuki paragraph special. Check it out , berikut saya paparkan hal-hal penting agar insya allah lolos tiap tahapan di Beasiswa LPDP terkhusus bagian berkas dan wawancara serta LGD.

1. Tahapan seleksi berkas
  • Anda harus membaca FAQ di website resmi LPDP terlebih dahulu sebelum mempersiapkan seluruh syaratnya.
  • Sebelumnya anda harus paham sekali dengan rencana studi kedepan sebelum menuliskan nya dalam bentuk essai
  • Yakinkan diri anda untuk memilih program studi kedepan dan find out secara kaffah
  • Jangan mengupload saat hari terakhir pendaftaran, karena ditakutkan system error, siapa yang repot ? aku juga (versi mail di upin ipin)
  • Minta lah rekomendasi kepada orang yang sangat mengetahui tentang kita secara keseluruhan seperti PA dan dosen pembimbing.
Sebelum melanjutkan ketahapan selanjutnya, sebaiknya anda merencanakan sedetail mungkin dimana anda akan menginap untuk tahapan wawancara dan LGD. Usahakan bertanya kepada yang berpengalaman tentang daerah tempat wawancara serta usahakan sedikit pembekalan dari awardee LPDP.

2. Tahapan LGD
Tahapan ini biasanya berdekatan dengan wawancara, maka terus baca tulisan amazing ini sampai minum coffee mix,, hahahhaha

  • Pastikan anda tau dimana , kapan dan siapa kelompok anda, berusaha ramah agar kita mengetahui kelompok kita
  • Ditahapan ini anda jangan terlalu mendominasi ketika berdiskusi, cukup mengalir saja dan jangan kaku. Bagi saya berbeda pendapat itu biasa, tapi bagaimana menyampaikan dengan halus dan tidak menyinggung adalah hal terpenting. Ketika itu kami membahas tentang hukuman mati untuk narkoba. Saya sendiri di kelompok tersebut yang tidak setuju dengan hukuman itu. Karena bagi saya ketika itu hukuman itu harus ada feed back nya. Untuk apa dilaksanakan hukuman tersebut tetapi pada hakikatnya narkoba tetap merebak, begitulah kira-kira pendapat saya. Usahakan anda menjadi ice breaker agar suasana tidak kaku dan itu yang saya lakukan
  • Sampaikan dengan jujur saat berdiskusi tetapi jangan terlalu bertele-tele
  • Berfoto lah setelah selesai LGD, karena itu bermakna. Bukan the big recommendation …hahahaha

3. Tahapan wawancara
Ini tahapan paling penting menurut saya, maka cermati dari pengalaman saya

  • Ketahui kapan dan dimana anda ruangan anda akan wawancara, usahakan satu jam sebelum waktu anda interview hadir di ruang tunggu. Karena biasanya bisa dipercepat waktu wawancara
  • Siapkan tisu agar tangan dan muka anda tetap comel sehingga meningkatkan kepercayaan diri anda
  • Nyamankan diri anda sebelum wawancara, seperti ke toilet
  • Siapkan berkas anda, karena akan diverifikasikan sebelum masuk keruangann interviewer, termasuk sertifikat penunjang untuk CV
  • Berdoalah karena doa orang yang teraniaya seperti menunggu lama dan cemas-cemas akan mudah dikabulkan,,, hahaha,, saya begitu dulu
  • Ramah dengan peserta lainnya, karena akan banyak makanan yang kita peroleh dari mereka,,,hemmmmmmmm, saya begitu dulu
  • Berkenalan dengan orang sekitar karena mereka bisa saja lebih dahulu interview dan kita bisa bertanya apa saja bentuk pertanyaan agar kita bisa lebih sigap dan siap serta jangan lupa minta nomor HP nya. Mungkin saja jodoh anda dia….hahaha
  • Adab saat wawancara sangat penting, berikut tips dari saya
  1. • Ucapkan salam saat masuk keruangan tersebut dengan badan sedikit membungkuk
  2. • Jangan duduk sebelum disuruh duduk, dan salami interviewer dengan tegap serta percaya diri
  3. • Tangan dipangku, jangan tangan diletakkan di meja interviewer, tepatnya dipaha dan jangan dikepalkan tangan
  4. • Pandangi wajah interviewer dengan percaya diri dan jangan dengan tatapan tajam seperti Sasuke di Series Naruto ya
  5. • Ucapkan salam dan sedikit kata-kata penutup ketika sudah selesai kemudian shake to interviewers nya
  6. • Jangan membelakangi interviewer ketika pergi
  • Jawablah dengan jujur dan penuh percaya diri
  • Jadilah diri sendiri, dan bisa mencairkan suasana. Pengalaman saya dulu saja diminta , stand up comedy ketika wawancara. Pengalaman yang tidak akan terlupakan
  • Usahakan bisa berbacara bahasa inggris secara baik
  • Kuasai rencana studi anda dengan baik
  • Kabari orang tua dan keluarga terdekatserta minta doa restu mereka
Jadi dapat disimpulkan bahwa kita harus mempersiapkan diri sebaik mungkin dan sedikit keberuntungan agar tidak dapat interviewer yang tidak galak dan cuek. Kalau pun mendapatkan itu semua berusaha cairkan suasana dengan cara anda sendiri. Catatan saya untuk kawan-kawan semua, perbanyak berdoa, prepared dan minum tolak angin..hahahaha.

Terima kasih telah membaca tulisan tidak bermakna ini kawan-kawan


Biodata penulis
Nama lengkap : Sarbaini
Nama panggilan : Beni
Universitas Tujuan : Institut Teknologi Bandung
Program Studi : Magister Matematika Terapan
CP : 082381737363
Facebook : sarbaini ID line : benicomel
Email : sarbainixl@gmail.com


2 komentar: